See Now Buy Now: Moda Penjualan Koleksi Fashion yang Kini Hadir di Indonesia

05.17

Konsep see now buy now yang memudahkan para penikmat fashion. | Foto: popsugar.com


Sukses di beberapa negara, kini model bisnis fashion 'See Now, Buy Now' diadaptasi di Indonesia. Model penjualan ini dianggap revolusioner karena memberikan kemudahan para penikmat fashion untuk dapat langsung memiliki rangkaian koleksi desainer yang dilihat di runway.

Sebelumnya, para calon pembeli harus menunggu selama satu musim penuh untuk mendapatkan item fashion impiannya. Hal ini dikarenakan fashion week yang diperlakukan sebagai sebuah rangkaian acara prediksi tren pada musim selanjutnya. Pada saat fashion week sedang berlangsung, para fashion buyer mulai mencari koleksi mana yang akan masuk ke dalam ritelnya.

Tidak Diadaptasi oleh Semua Brand


Model penjualan see now buy now tidaklah mudah. Rangkaian koleksi harus tersedia dalam jumlah besar tidak lama setelah pagelaran selesai diselenggarakan. Beberapa desainer melihat tren positif, beberapa lainnya merasa model bisnis ini perlu dipertajam.


Tom Ford tidak lagi menerapkan konsep see now buy now pada koleksinya. | Foto: the-talks.com

Thakoon dan Tom Ford adalah dua dari sekian banyak desainer yang memutuskan untuk kembali ke moda penjualan sebelumnya. Bagi mereka, ada beberapa masalah dengan konsep see now buy now, yang mayoritas berada pada titik supply chain.

Hal berbeda diungkapkan oleh Rebecca Minkoff. Setelah menerapkan konsep ini, penjualan koleksinya meningkat hingga 64 persen. Minkoff dan tim menyebutnya sebagai 'level pembelian yang lebih spontan'.

Bagaimana dengan Indonesia?


Zalora Indonesia bersama Magnum berkolaborasi menyediakan item koleksi dua desainer kenamaan Indonesia, Barli Asmara dan Didiet Maulana, pada helatan Jakarta Fashion Week 2018. Dua desainer tersebut dihubungkan dengan tema 'Press Play', menyajikan koleksi yang ramah bagi perempuan aktif. Persona yang diangkat dalam koleksi tersebut adalah perempuan tangguh namun tetap memiliki karakter lembut dan playful.

#ZALORAXMAGNUM: Fashion Show Didiet Maulana dan Barli Asmara pada helatan Jakarta Fashion Week 2018

See now buy now kembali diterapkan oleh Zalora Indonesia sebagai platform belanja fashion online. Tahun ini adalah tahun kedua Zalora Indonesia menerapkan model ini, dengan harapan mengulang kesuksesan tahun sebelumnya.

Bagi kedua desainer yang terlibat, penerapan konsep see now buy now bukan hal yang mudah. Banyak detail yang harus diperhatikan, mulai dari quality control hingga korespondensi dengan pihak warehouse terkait penyediaan barang.

Sesuai dengan kekuatan branding-nya selama ini, Didiet dan Barli memberikan sentuhan unik pada setiap potong pakaian yang dipertunjukkan. Barli terus mempertahankan aksen kerut dan ruffles yang dipadukan dengan palet monokrom. Didiet, sebagai desainer penyokong tren kain tenun ikat, mengambil filosofi arsitektur Bali yang sarat akan harmoni.   

Koleksi Barli Asmara dan Didiet Maulana yang bertajuk Press Play pada helatan Jakarta Fashion Week 2018, persembahan Zalora Indonesia dan Magnum. | Foto: Dok. www.facetofeet.com


Pihak Zalora sadar betul kalau komunitas fashion sangat akrab dengan perangkat digital yang selalu berada dalam genggaman. Bersama dengan CNN Indonesia, #ZaloraXMagnum disiarkan langsung melalui live streaming di halaman desktop, mobile web, dan aplikasi.

Seminggu setelah pageralan busana tersebut, Didiet mengamini Rebecca Minkoff yang setuju bahwa see now buy now dapat menggerakkan angka penjualan ke angka yang positif. "Surprisingly, it worked", ungkapnya.

Tonton #ZaloraXMagnum di sini:


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.